Review Film Dear Nathan: Hello Salma, Sekuel dari Dear Nathan Bersama Tim Youtube Channel Red and Blue (Part 1)

Sebelum memulai ulasan review film Dear Nathan: Hello Salma, aku mengucapkan terima kasih kepada tim youtube channel Red and Blue yang telah memberi kesempatan menjadi guest star edisi ketiga. Nah, info juga buat kamu yang tinggal di Tanjungpinang dan ingin jadi guest star bisa banget. Silakan follow Instagram http://www.instagram.com/rednbluecafe/ untuk melihat caranya. Ada banyak keuntungan buat kamu yang jadi guest star seperti nonton, makan, review dan shooting bareng. Guest star tidak dikenakan biaya tiket dan makan. Yakin gak mau? Kalo aku sih mau lagi (namanya juga gratis!). Bisikan gaib, “Parah lu, Put. Giliran gratis gak mau rugi, wkwkwk.”

Oke, guys. Tarik napas dulu. Pfff. Kita langsung mulai review film Dear Nathan: Hello Salma.

Dear Nathan: Hello Salma merupakan sekuel dari film Dear Nathan yang sudah tayang pada 23 Maret 2017 disutradarai oleh Indra Gunawan. Film Dear Nathan dibintangi oleh Amanda Rawles dan Jefri Nichol. Diadaptasi dari novel yang ditulis oleh Erisca Febriani di wattpad. Novelnya Dear Nathan diterbitkan oleh Best Media pada bulan Maret 2016. Buat penulis wattpad menurutku Erisca Febriani ini tergolong sukses guys. Jujur jauh di lubuk hati yang paling terdalam aku iri. Huhuhu..

Film Dear Nathan (yang pertama) diproduseri oleh Gope T. Samtani, dan penulisnya Bagus Bramanti, Bagus Rey, juga penulis novelnya Erisca Febriani. Perusahaan yang memproduksi yaitu Rapi Film. Dan musik dikelola oleh Andhika Triyadi.

Aku cerita dulu ya, Dear Nathan (yang pertama) kalo yang udah nonton pasti tau kan gimana ceritanya? Yup, merupakan kategori film genre drama remaja (ditonton oleh 13 tahun ke atas). Di Dear Nathan bercerita tentang murid bernama Nathan yang dikenal sebagai murid berandal yang hobi tawuran, dan sering menyelamatkan diri dari hukuman. Salma sebagai anak baru di SMA Garuda, sangat selektif memilih teman, dan berusaha menjauhi Nathan. Namun semakin menghindar, Salma malah jatuh cinta pada Nathan. Saat Nathan membuka diri dan mulai berubah demi Salma. Seli kekasih masa lalu Nathan memintanya kembali. Kalo yang pertama aja menegangkan gimana yang kedua?

Itu Dear Nathan, sebelum Hello Salma. Nah, berikut untuk Dear Nathan: Hello Salma, sekuel dari yang pertama.

Film Dear Nathan: Hello Salma masih dalam kategori film drama remaja Indonesia. Tidak ada yang berubah dan berbeda dari yang pertama. Dear Nathan: Hello Salma masih disutradarai oleh Indra Gunawan, diproduseri oleh Gope T. Samtani, dan diproduksi oleh Rapi Films. Film Dear Nathan: Hello Salma rilis pada 25 Oktober 2018. Sedangkan novelnya telah terbit lebih dulu oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama dan resmi diterbitkan tanggal 1 April 2018 (tapi tanggal terbit di novelnya 5 Maret 2018, lha?). Kalo kamu penasaran bisa banget baca sebagian novelnya di wattpad Erisca Febriani.

Di film Dear Nathan: Hello Salma memunculkan karakter baru, berikut pemain-pemainnya:
1. Amanda Rawles sebagai Salma
2. Jefri Nichole sebagai Nathan
3. Devano Danendra sebagai Ridho
4. Susan Sameh sebagai Rebeca
5. Gito Gilas sebagai Papa Salma
6. Surya Saputra sebagai Papa Nathan

Nah, ada dimunculkan karakter baru yaitu Rebeca sebagai siswi bermasalah di sekolah baru Nathan. Lah, bukannya Nathan itu sekolah di SMA Garuda sama seperti Salma? Makanya nonton sebelum terlambat, ntar keburu nyesel. Ya, Rebeca. Sepanjang film aku nangis dan Bang Fajhor sebagai tim movie review Red and Blue membatin, “Ya elah, ini bocah baper amat! Salah ngajak orang agaknya.” Peace ya, peace! Kebawa suasana tuh gak bisa kalo gak nangis, jangankan film layar lebar nonton One Piece juga akunya nangis. Rapuh aku ini. Butuh sandaran (tembok, wkwkwk).

Selain Rebeca, ada Ridho yang diperankan oleh Devano Darendra. Tahukan siapa Devano dan siapa emaknya? Itu loh, anaknya Iis Dahlia. Lah, nanya tapi ngasih tau! Ridho berperan sebagai sosok baru yang mengganggu hubungan antara Nathan dan Salma. Halah, ganggu ternyata! Salma dijodohkan dengan Ridho oleh ayah Salma. Lah, bukannya Salma sudah pacaran dengan Nathan. Nah ini, gara-gara dimunculkan sosok ayah untuk Salma yang menjadi pemisah hubungan Salma dan Nathan. Ayah Salma tidak setuju Salma pacaran dengan Nathan. Ayahnya menilai Nathan adalah pemuda berandalan yang sering berantem. Tapi, aku kurang suka sama Ridho yang diperankan Devano ini. Aktingnya kurang greget, terus dia juga hanya muncul sekilas. Gak penting, tapi penting. Duh. Gitulah.

Sosok tegas dari Gito Gilas yang jadi Papa Salma, bikin greget banget. Dia merupakan sosok orangtua yang overprotektif. Sementara, hubungan antara Papa Nathan dan Nathan di sini sangat membaik. Nathan berbeda dari Nathan yang di Dear Nathan (film sebelum Hello Salma). Di sini, Nathan menjadi kalem, dan mulai berpikir dewasa yang tidak menyelesaikan masalah dengan sebuah pukulan. Adegan berantemnya sih tetep ada. Menurutku Nathan gak nakal kok, dia hanya membela pelecehan teman perempuan aja!

Kemudian, Ridho yang diperankan oleh Devano Danendra kemunculannya sebagai jodoh Salma yang dipilih oleh ayahnya. Ayah Salma menyukai Ridho karena, memiliki keterampilan dalam bidang akademik seperti juara kelas sejak sekolah dan peringkat pertama. Ini nih, yang perlu diperhatikan orangtua bahwa setiap anak terlahir membawa bakatnya sendiri. Tinggal caranya mengasah. Juara kelas tidak menjamin kesuksesan di masa depan. Pokoknya banyak banget pelajaran dan pesan moral dari film ini.

Yang membuat aku sedih itu pesan moral dari film Dear Nathan: Hello Salma, lebih kepada hubungan antara ayah dan anak atau orangtua dan anak. Gimana gak sedih coba? Ada orangtua over protektif dan selalu mendikte. Ada pula yang cenderung mengabaikan anaknya.

Oke, guys. Berhubung aku mau mandi dan lagi sakit gigi. Review ini akan aku lanjutkan kembali besok di part (2). Masih belum kuceritakan apa saja konfliknya, dan pesan yang ingin disampaikan secara komplit. Pokoknya aku sarankan banget buat ditonton oleh orangtua yang memiliki anak remaja, sekalian nostalgia jadi anak SMA.

Nonton juga ya di review di youtube

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s